Sumatera Selatan.MEDIA INDEPENDEN NASIONAL ONLINE
Aktivitas ekonomi di kawasan Berastagi, Kabupaten Karo, Sumatera Utara, lumpuh akibat debu dari letusan Gunung Sinabung.
Pusat-pusat
niaga, seperti pasar buah Berastagi, sepi. Pedagang memilih menutup
toko, atau lapak dagangan mereka akibat tebalnya debu vulkanik.
Menurut
warga setempat, kawasan Brastagi adalah daerah yang cukup parah
terdampak debu vulkanik sejak aktivitas Gunung Sinabung meningkat
sepekan lalu. Bahkan, sejumlah sekolah terpaksa memulangkan siswanya
lebih awal.
"Setiap ada guguran awan panas, debu vulkaniknya
selalu menyelimuti kawasan ini,” kata E Simamora, warga Brastagi, Kamis,
09 Oktober 2014.
Tingginya aktivitas vulkanik Gunung Sinabung menyebabkan sejumlah kawasan diselumuti debu. Bahkan, debu menyebabkan sejumlah penerbangan di Bandara Internasional Kuala Namu mengalami penundaan.
Berastagi
adalah objek wisata di dataran tinggi Karo. Berastagi berjarak sekitar
66 kilometer dari Kota Medan. Daerah itu diapit oleh dua gunung berapi
aktif, yaitu Gunung Sibayak dan Gunung Sinabung. Di dekat Gunung
Sibayak, terdapat pemandian mata air panas.
Aktivitas ekonomi di Berastagi terpusat pada pasar sayur dan buah-buahan, dan pariwisata.
Jonni Marbun
Sumber : http://m.news.viva.co.id/news/read/546486-kawasan-wisata-berastagi-lumpuh-akibat-debu-gunung-sinabung
Tidak ada komentar:
Posting Komentar