KTT APEC akan berlangsung pada awal Oktober ini dan dihadiri oleh 20 kepala negara. Salah satu faktor penting penunjang keberhasilan acara tersebut tentu saja jaminan keamanan para pemimpin negara.
Adalah Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) yang berjumlah 1.500 orang diamanahkan menjalankan tugas tersebut di Bali.
Bertempat di markas Paspampres, Jalan Tanah Abang II, Jakarta Pusat, Selasa (24/9/2013), Panglima TNI Jenderal Moeldoko melakukan apel kesiapan pengamanan.
Di apel tersebut diperlihatkan alat-alat pengamanan canggih untuk kepala negara. Pada bagian telekomunikasi, dipamerkan alat intercept yang digunakan untuk memonitoring SMS dan telepon.
"Jammer all band untuk mematikan sinyal di acara dengan radius 100 meter," kata salah seorang petugas Paspampres menerangkan.
Paspampres juga menempakan hidden kamera di setiap sudut. Lalu soal makanan kepala negara, pihak keamanan menempatkan pasukan yang memegang alat uji racun sehingga bisa mendeteksi bahan makanan yang mengandung formalin dan arsenik.
"Termasuk pasukan yang mendeteksi senjata kimia seperti zat sarin dan Anthrax. Juga mengantisipasi adanya amplop racun," ujarnya
Adalah Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) yang berjumlah 1.500 orang diamanahkan menjalankan tugas tersebut di Bali.
Bertempat di markas Paspampres, Jalan Tanah Abang II, Jakarta Pusat, Selasa (24/9/2013), Panglima TNI Jenderal Moeldoko melakukan apel kesiapan pengamanan.
Di apel tersebut diperlihatkan alat-alat pengamanan canggih untuk kepala negara. Pada bagian telekomunikasi, dipamerkan alat intercept yang digunakan untuk memonitoring SMS dan telepon.
"Jammer all band untuk mematikan sinyal di acara dengan radius 100 meter," kata salah seorang petugas Paspampres menerangkan.
Paspampres juga menempakan hidden kamera di setiap sudut. Lalu soal makanan kepala negara, pihak keamanan menempatkan pasukan yang memegang alat uji racun sehingga bisa mendeteksi bahan makanan yang mengandung formalin dan arsenik.
"Termasuk pasukan yang mendeteksi senjata kimia seperti zat sarin dan Anthrax. Juga mengantisipasi adanya amplop racun," ujarnya
(Abdul Kadir)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar