Bogor.MEDIA INDEPENDEN NASIONAL ONLINE
Yayan Nurjanah (38) kini hanya bisa terbaring lemah di atas kasur tipis
yang ada diruang tengah rumah orangtuanya di Kelurahan Baranangsiang RT
3/9, Kecamatan Bogor Timur, Kota Bogor. Ibu tiga anak ini sudah tidak
bisa bergerak lagi karena penyakit yang dialaminya.
Seluruh tubuh Yayan melepuh dan terkelupas. Nyaris sudah tidak ada lagi kulit yang menempel di wajah, badan, dan tangan Yayan.
Kondisi
miris ini, sudah dialami Yayan sejak sebulan yang lalu. Yakni sejak
peserta Jamkesmas ini tidak dapat lagi berobat ke rumah sakit karena
hampir semua rumah sakit di Bogor menolaknya dengan alasan ruangan untuk
perawatan Yayan, telah penuh.
Hingga kini, pihak keluarga sendiri belum mengetahui secara pasti apa penyebab pasti dan nama penyakit yang dialami Yayan.
"kalau
sakitnya sudah hampir lima bulan. Tapi awalnya nggak separah ini, masih
bisa jalan. Lukanya juga nggak sampe parah gini. Kondisi parah gini
baru sebulan terakhir," kata Zilky Rizkary (18), anak pertama Yayan,
Sabtu (10/5/2014).
"Kalau kata dokter ada yang bilang itu keracunan obat," tambahnya.
Saat
dikunjungi di rumah orangtuanya, Yayan terlihat hanya bisa terbaring
tanpa bisa berkata sepatahpun. Di atas kasur tipis, Yayan menjalani
kehidupannya sejak sekitar sebulan belakangan ini.
Yayan sudah tidak bisa bergerak, karena setiap kali bergerak, luka
ditubuhnya akan tergesek dan menimbulkan rasa sakit yang luar biasa. Di
sela obrolan kami dengan pihak keluarga, Yayan sesekali bersuara. Bukan
berbicara, tapi suara Yayan yang mengerang menahan sakit ditubuhnya.
Tubuh Yayan kini mengelupas.
"Kadang bilang perih, bilang pengen
ke rumah sakit. Tapi kan ibu butuh ruang isolasi, rumah sakit yang
didatengin katanyapenuh semua ruangannya," kata Zilky.
Luka
seperti bekas terbakar (melepuh) memenuhi wajah, leher, dan bagian tubuh
Yayan yang lain. Aroma amis dari luka dan cairan yang keluar dari
luka-lukanya selalu tercium dari tubuhnya. Membuat aroma di dalam rumah
tersebut menjadi sedikit berbeda. Ada sepiring bubuk kopi disamping
Yayan.
"Itu buat ngilangan bau saja, nanti ditabur di sekitarnya," kata zilky.
Ibu
tiga anak ini kini menderita, tapi keinginannya untuk sembuh masih
sangat tinggi. Segala upaya dari sang suami yang bekerja sebagai juru
parkir di kantor pos kawasan Cileungsi dan keluarganya tidak pernah
berhenti. Namun hingga kini, Yayan masih terbaring di rumahnya dan butuh
pengobatan. Yayan dan keluarga sangat berharap ada dermawan dan
pemerintah yang peduli untuk membantunya.
Yayan merupakan istri
dari Wawan Darmawan yang bekerja sebagai juru parkir di kantor Pos
Cileungsi, Kabupaten Bogor. Yayan dan Wawan sebenarnya warga Kabupaten
Bogor yang kini Bupatinya masih dijabat oleh Rachmat Yasin. Yayan dan
anak-anaknya tinggal di Kampung Rawa Hingkik Rt 2/7, Desa/Kecamatan
Cileungsi, Kabupaten Bogor.
"Tapi sudah sebulan ini tinggal di
sini. Awalnya supaya kalau berobat jalan ke RS PMI, jaraknya lebih
deket. Tapi sekarang malah sudah ngga bisa bergerak," kata Yayu Rahayu
(32), adik kandung Yayan yang ditemui di rumahnya di Kelurahan
Baranangsiang RT 3/9, Kecamatan Bogor Timur, Kota Bogor.
Abdul Kadir
Sumber : http://news.detik.com/read/2014/05/10/135302/2578988/10/tolong-istri-tukang-parkir-di-bogor-ini-butuh-biaya-untuk-obati-sakit-langka?9911012

Tidak ada komentar:
Posting Komentar