Kamis, 04 Desember 2014

Baznas Kota Malang Akan Jemput PRT ke Medan

Sumatera Utara.MEDIA INDEPENDEN NASIONAL ONLINE


Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Malang, akan menjemput Anis Rahayu (28), pembantu rumah tangga asal Kota Malang yang dianiaya di Medan.
Baznas masih melakukaan koordinasi dengan Polres Malang Kota untuk menjemput Anis ke Medan.
Sekretaris Baznas Kota, Sulton Hanafi mengatakan, mendapatkan perintah dari Wakil Wali Kota Malang, Sutiaji untuk menjemput Anis ke Medan.
Baznas akan melakukan penjemputan Anis ke Medan bersama Dinas Sosial dan Polres Malang Kota.
"Sekarang kami masih menunggun kabar dari polisi. Jika sudah siap, kami akan berangkat ke Medan untuk menjemput Anis," kata Sulton, Kamis (4/12/2014).
Dikatakannya, kebetulan Baznas memiliki dana untuk pembinaan pembantu rumah tangga.
Selama ini, dana untuk pembinaan pembantu rumah tangga tidak pernah terserap.
Dana tersebut yang akan digunakan untuk menjemput sekaligus untuk pembinaan terhadap Anis.
"Namanya dana riqob (budak). Dana itu dari infak, alokasinya sekitar 174 juta dan sampai sekarang belum terpakai. Dana itu yang akan kami gunakan untuk menjemput dan membina Anis," ujarnya.
Perlu diketahui, Anis Rahayu (28), satu dari tiga pembantu rumah tangga yang disekap dan disiksa majikan di sebuah rumah penyalur tenaga kerja CV Maju Jaya di Jl Angsa/Madong Lubis, Medan, merupakan warga Jl Peltu Sujono Gang Seruni No 49 RT 14 RW 2 Kelurahan Ciptomulyo, Kecamatan Sukun, Kota Malang.
Perempuan kelahiran 29 Agustus 1986 itu sudah tiga tahun meninggalkan kampung halaman.
Selama tiga tahun, itu keluarga kehilangan kontak dengan Anis. Keluarga juga tidak tahu keberadaan Anis.

Abdul Kadir

Tidak ada komentar:

Posting Komentar