Jumat, 25 Oktober 2013

Pelantikan Kapolri Digelar Sore Ini

Jakarta.MEDIA INDEPENDEN NASIONAL ONLINE

Wakil Ketua DPR Priyo Budi Santoso (kiri) bersama Kapolri terpilih Komjen Pol. Sutarman (kanan) di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (22/10)


Kepala Divisi Humas Mabes Polri, Irjen Pol Ronny F Sompie, mengatakan pelantikan Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) baru oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dilakukan Jumat (25/10) pukul 15.00 WIB.

"Kami sudah terima undangan Menteri/ Sekretaris Negara (Sudi Silalahi-red) untuk hadir sebagai salah satu pejabat Polri. Rencananya pukul 15.00 WIB di Istana Negara, Presiden akan lantik Komjen Pol Sutarman sebagai Kapolri," kata Irjen Ronny di Jakarta, Jumat.

Setelah pelantikan, panitia yang dipimpin oleh Wakapolri Komjen Pol Oegroseno dan Irwasum Komjen Pol Imam Sudjarwo telah menyiapkan rencana untuk penyerahan memori serah terima jabatan Polri dari Kapolri Jenderal Polisi Timur Pradopo kepada Kapolri baru Komjen Pol Sutarman.

"Penyerahan memori serah terima jabatan akan dilakukan Senin (28/10) di Ruang Rapat Utama Mabes Polri, Jakarta," katanya. Sementara itu, pada Selasa (29/10), panitia akan menggelar upacara serah terima jabatan dari Kapolri lama kepada Kapolri baru di Markas Korps Brimob, Depok, Jawa Barat.

Kepala Negara mengajukan Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Polri Komjen Pol Sutarman ke DPR sebagai calon tunggal Kapolri menggantikan Jenderal Polisi Timur Pradopo. Dari uji kepatutan dan kelayakan yang dilakukan pada 17 Oktober , DPR menyetujui Sutarman sebagai calon Kapolri dan dikukuhkan persetujuan itu dalam rapat paripurna.

(Abdul Kadir)
Sumber : http://www.republika.co.id/berita/nasional/hukum/13/10/25/mv7l1y-pelantikan-kapolri-digelar-sore-ini

Pensiun Jadi Kapolri, Timur: Saya Belum Pernah Cuti Selama Jadi Polisi

Jakarta.MEDIA INDEPENDEN NASIONAL ONLINE



Hari ini, Mantan Kapolri Jenderal Timur Pradopo resmi melepas jabatannya ke Komjen Sutarman. Timur yang belum pernah cuti sejak jadi perwira mengaku akan menghabiskan masa pensiunnya bersama keluarga.

"Saya sejak lulus dari polisi belum pernah cuti saya, yang pasti saya akan memanfaatkan liburan panjang ini untuk keluarga," tutur Timur usai pelantikan Kapolri di Istana Negara, Jl Veteran, Jakarta, Jumat (26/10/2013).

Selain untuk keluarga, Timur mengaku akan memanfaatkan masa pensiunnya untuk berlibur. Selain itu dia juga akan melakukan beberapa hal positif yang belum dilakukannya karena terbentur tugas menjadi seorang polisi.

"Terus mengasah diri, mendidik keluarga yang mungkin sudah lama tidak ketemu,
tentunya saat ini waktunya, mau ngambil cuti panjang," tuturnya.

Saat disinggung apakah Timur akan beralih ke dunia politik? Timur enggan berdiplomasi. Dengan nada khasnya Timur menjawab santai pertanyaan itu.

"Terimakasih ya dek," jawab Timur dengan kalimat khasnya.

(Abdul Kadir)
Sumber : http://news.detik.com/read/2013/10/25/195447/2395983/10/pensiun-jadi-kapolri-timur-saya-belum-pernah-cuti-selama-jadi-polisi?9911012

Kamis, 24 Oktober 2013

Jadi, Siapa yang Masih Belum Kenal dengan Bunda Putri?

Jakarta.MEDIA INDEPENDEN NASIONAL ONLINE



Sosok Bunda Putri yang misterius semakin terkuak dari hari ke hari. Sejumlah pejabat mengaku kenal dan mengungkapkan sosok Bunda Putri yang mereka tahu. Wajah Bunda Putri bahkan sudah tersebar luas di dunia maya. 

Entah dari mana foto-foto itu didapat. Yang jelas, beberapa pejabat telah membenarkan wanita yang foto bersamanya itu adalah Bunda Putri. Bunda Putri seperti dalam foto itu memiliki potongan rambut pendek di atas bahu. Dia memakai kacamata dan selalu berpakaian rapih. 

Dalam beberapa foto, Bunda Putri juga terlihat mengenakan perhiasan seperti anting, kalung, gelang, dan cincin berlian di jari tangan kiri dan kanannya. Bunda Putri pun selalu tersenyum. 

Nama alias
ISTIMEWAFoto Hilmi Aminuddin dan Bunda Putri.

Nama lain Bunda Putri yang selama ini menjadi tanda tanya juga telah terjawab. Ketua Majelis Syuro Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Hilmi Aminuddin membenarkan nama Bunda Putri adalah Non Saputri. Hal itu diungkapkan Hilmi ketika bersaksi dalam sidang kasus dugaan suap pengaturan kuota impor daging sapi dan pencucian uang dengan terdakwa mantan Presiden PKS, Luthfi Hasan Ishaaq, di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Senin (21/10/2013). 

"Saya mengenal beliau dengan sebutan Non Saputri," kata Hilmi. 

Kesaksian lain dari Hilmi, Bunda Putri adalah seorang pengusaha senior di Jawa Barat. Hilmi mengakui Bunda Putri sering ke rumahnya di Lembang untuk konsultasi masalah keagamaan. Hilmi jugalah yang awalnya mengenalkan Bunda Putri dengan Luthfi Hasan. Menurut Hilmi, Bunda Putri suka menceritakan banyak hal kepadanya, termasuk reshuffle Kabinet Indonesia Bersatu. 

Bunda Putri dan Petronas 

Pengakuan sejumlah pejabat mengaitkan Bunda Putri dengan perusahaan minyak dan gas milik Malaysia, Petronas, di antaranya Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro yang mengakui pernah foto bersama Bunda Putri. Purnomo menjelaskan, foto itu diambil 8-10 tahun lalu ketika dia menjabat sebagai Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral. Purnomo tak hanya berfoto berdua, tetapi bersama dua orang lainnya, yaitu pendiri Petronas, Tan Sri Azizan, dan seorang lainnya yang tak diingat oleh Purnomo. 

Purnomo mengaku tak kenal persis siapa Bunda. Saat itu ia mengira Bunda Putri adalah salah satu perwakilan dari Petronas. 

Hal senada disampaikan Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa. Dia mengaku tahu Bunda Putri sebagai pihak dari Petronas. Bahkan, besan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono itu mengira Bunda Putri adalah warga negara Malaysia. 

"Ha-ha-ha, saya tahunya dia orang Malaysia. Beberapa tahun lalu, saya lihat dia perwakilan Malaysia, perwakilan Petronas. Tahulah, bohong kalau sayanggak tahu," kata Hatta di Gedung DPR RI, Selasa (22/10/2013). 

Ekonom Faisal Basri juga menyatakan hal serupa. Dia menceritakan sosok Bunda Putri melalui blognya, www.faisalbasri01.wordpress.com, dalam sebuah tulisan berjudul "Bunda Putri yang Saya Kenal". Tulisan itu di-posting pada Senin, 21 Oktober 2013. Faisal pernah bertemu Bunda Putri ketika menghadiri acara pernikahan putra pejabat Petronas di Kuala Lumpur, Malaysia. 

"Bunda Putri sangat dihormati oleh para pejabat Petronas. Bunda Putri boleh dikatakan sebagai pelobi Petronas, bukan hanya di Indonesia, melainkan juga di Timur Tengah atau Afrika," tulis Faisal. 

Cerita mereka klop. Menurut Faisal, Bunda Putri juga pernah membantu kelistrikan di Kalimantan Barat karena sebagian wilayah itu mendapat aliran listrik dari Malaysia. PT PLN yang membangun saluran transmisinya. 

Kenal dengan banyak pejabat 

Masih cerita Faisal Basri. Menurutnya, Bunda Putri yang memiliki rumah di Pondok Indah itu punya relasi yang luas dari kalangan pengusaha ataupun pejabat. Bunda Putri adalah pengusaha pupuk di Kalimantan. 

Setidaknya, hal ini juga terlihat dari foto Bunda Putri dengan sejumlah pejabat. Wanita berambut pendek ini tampaknya sering hadir pada banyak acara yang dihadiri pejabat negeri ini. Dia pernah foto bersama Sekretaris Kabinet Dipo Alam, meski Dipo Alam mengaku tidak kenal. Ia juga foto bersama mantan Menteri Pemuda dan Olahraga, Andi Alfian Mallarangeng; Menteri Pertanian Suswono; Menteri Perdagangan Gita Wirjawan; mantan Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan HAM, Agum Gumelar; Gubernur Kalimantan Barat Cornelis; dan mantan Gubernur DKI Jakarta, Sutiyoso. Sama seperti Dipo, Sutiyoso juga mengaku tak kenal dengan Bunda Putri. 

"Saya enggak ingat dan enggak kenal. Saya juga ikut penasaran siapa Bunda Putri itu," katanya melalui pesan singkat kepada Kompas.com beberapa waktu lalu. 

Sementara itu, dalam rekaman pembicaraan telepon antara Luthfi dan Bunda Putri yang pernah diputar di persidangan, Luthfi menyatakan bahwa Bunda dapat mengondisikan para pengambil keputusan. Dalam kesaksian di sidang, Luthfi juga menyatakan bahwa Bunda dapat menjadi penghubung antar-dewan pembina partai. 


KOMPAS.COM/Sandro GatraPresiden Susilo Bambang Yudhoyono saat memberikan penjelasan mengenai kesaksian terdakwa Luthfi Hasan Ishaaq soal sosok Bunda Putri.
Respons reaktif SBY

Sejak awal kemunculan namanya, sosok Bunda Putri tak begitu menjadi perhatian publik. Tak banyak yang peduli siapa sebenarnya Bunda Putri yang kali pertama disebut dalam sidang kasus dugaan suap pengaturan kuota impor daging sapi pada akhir Agustus 2013 lalu. 

Saat itu, justru yang lebih menjadi perhatian adalah Sengman. Sengman disebut oleh saksi putra Hilmi, Ridwan Hakim, sebagai utusan Presiden SBY. Bahkan, menurut Menteri Pertanian Suswono, Sengman mengaku sangat dekat dengan SBY. 

"Dia hanya memperkenalkan saja. Waktu dia datang, dia hanya menceritakan bahwa dia sangat dekat dengan SBY," terang Suswono saat bersaksi di persidangan, Kamis (3/10/2013). 

Penyataan Ridwan dan Suswono soal Sengman tak membuat Presiden reaktif. Siapa sebenarnya Sengman, hal itu kemudian tenggelam. 

Berbeda ketika Luthfi menyebut Bunda Putri orang yang sangat dekat dengan Presiden. SBY menyatakan 1.000 persen bahkan 2.000 persen Luthfi berbohong. Sejak saat itu, sosok Bunda Putri langsung menjadi tanda tanya. Publik pun penasaran dibuatnya. Akan tetapi, Istana telah memastikan tidak akan mengungkap siapa Bunda Putri kepada publik. 

Sosok Bunda Putri seolah menjadi misteri karena wanita itu tak pernah muncul di publik. Walau demikian, publik bisa mengenal sosok Bunda Putri dari dunia maya dan dari keterangan-keterangan tentangnya dari Hilmi, Luthfi, Hatta, Faisal, dan sejumlah pejabat negeri ini.

(Abdul Kadir)
Sumber : http://nasional.kompas.com/read/2013/10/24/1153380/Jadi.Siapa.yang.Masih.Belum.Kenal.dengan.Bunda.Putri.

3 Pegawai Bank Syariah Mandiri Ditangkap, 8 Mobil Mewah Disita

Jakarta.MEDIA INDEPENDEN NASIONAL ONLINE


Direktorat Tindak Pidana Ekononi Khusus Bareskrim Mabes Polri menangkap 3 tersangka kasus kredit fiktif nasabah Bank Syariah Mandiri cabang Bogor. Sejumlah mobil mewah dan motor gede alias moge ikut disita polisi.
"Saat ini diperiksa 3 tersangka yakni MA, HH, dan JN. Dugaan pidana penyimpangan dalam pemberian fasilitas pembiayaan 197 nasabah," kata Kepala Divisi Humas Mabes Polri Irjen Pol Ronny F Sompie di Bareskrim Mabes Polri, Jakarta, Rabu (23/10/2013).
Berdasarkan informasi yang didapatkan, para tersangka adalah M Agus, Haerul Hermawan, dan John Lopulisa. Ketiganya diketahui sebagai pegawai Bank Syariah Mandiri, namun belum diketahui peran mereka.
"MA kepala BSM cabang utama Bogor, HH kepala BSM cabang pembantu Bogor, dan JN pegawai bank account officer," ungkap Ronny.
Ronny mengungkapkan, kasus ini bernilai kredit fiktif hingga Rp 102 Miliar dengan potensi kerugian hingga Rp 59 Miliar. "Kasus penyimpangan dalam pemberian fasilitas pembiayaan terhadap 197 nasabah fiktif dengan total pembiayaan Rp 102 miliar," jelasnya.
Pada ketiganya kini disangkakan Pasal 63 Undang-undang nomor 21 tahun 2008 tentang Perbankan Syariah dan Pasal 3 ayat 5 UU nomor 8 tahun 2010 tentang Pemberantasan Tidnak Pidana Pencucian Uang.
Sementara itu, sebagai barang bukti, polisi kini telah membawa 8 kendaraan roda 4 dan sebuah motor gede (moge) Honda warna Hitam ke Bareskrim Mabes Polri.
Barang bukti dari 3 tersangka:
1. Honda Freed warna putih F 630 CW,
2. Fortuner warna putih F 1030 DO
3. Honda CRV warna hitam F 1299 L
4. Jazz putih F 39 A
5. Mercedes Benz putih B 741 NDH
6. Mercedes Benz SLK kuning B 1 ADG
7. Alphard putih B 1650 RL
8. Hummer hitam B 741 FKD
9. Motor Honda

(Abdul Kadir)

#Cancer adalah pribadi yg keras kepala tapi pintar dalam bidang seni dan tidak mudah marah

Jakarta.MEDIA INDEPENDEN NASIONAL ONLINE

Gubernur DKI Joko Widodo mengangkat kandang berisi monyet di pelataran Monas, Rabu (23/10/2013). Monyet-monyet itu hasil razia Satpol PP terhadap topeng monyet di Jakarta. 

Gubernur DKI Joko Widodo hanya bisa tertawa panjang saat diminta tanggapannya soal pernyataan Anggota Komisi X DPR Fraksi Demokrat, Nurul Qomar. Pria yang pernah berprofesi sebagai pelawak tersebut menyebut sang gubernur sebagai pengepul monyet.
"Ha-ha-ha, gimana sih," ujar Jokowi ke wartawan di Balaikota, Jakarta, Kamis (24/10/2013).
Menurutnya, pihaknya melalui Dinas Kelautan dan Pertanian DKI telah mendata jumlah monyet yang ada di Jakarta. Oleh sebab itu, dia yakin uang pengganti itu tepat sasaran.
Jokowi menjelaskan, uang sebesar Rp 1 juta yang diberikan kepada setiap pawang monyet bukan merupakan uang pembelian, melainkan uang kompensasi agar para pawang monyet itu dapat beralih usaha ke pekerjaan lainnya.
"Itu kalau monyet sudah dilatih, harganya bisa sampai Rp 3 juta. Itu kompensasi untuk alih usaha, bukan malah untuk monyetnya," ujarnya.
Sebelumnya, Qomar mengkritik kebijakan Jokowi yang memberikan uang pengganti sebesar Rp 1 juta untuk para pawang monyet ketika razia topeng monyet dilakukan. "Jangan dibeli monyetnya, dampaknya nanti banyak orang ternak monyet terus jual monyetnya ke Jokowi. Nanti Jokowi jadi tukang tampung monyet," kata Qomar. 
(Abdul Kadir)

Selasa, 22 Oktober 2013

Demo Sengketa Lahan di Kampar Riau Rusuh, Belasan Orang Terluka

Pekanbaru.MEDIA INDEPENDEN NASIONAL ONLINE

Lebih dari 300 warga di Kabupaten Kampar mengamuk terkait konflik lahan dengan PT Nusantara V. Kedua kubu bentrok, belasan orang terluka.

Bentrok terjadi di lahan perkebunan kelapa sawit PTPN V di Kecamatan Tapung Hulu, Desa Sinama Nenek, Kab Kampar, Senin (21/10/2013). 

Informasi yang dihimpun, bentrok terjadi ketika 100-an orang menyerang satpam serta staf perusahaan negara itu. Aksi lempar batupun terjadi. Mobil perusahaan dikabarkan hancur dirusak massa. Begitu juga sepeda motor milik karyawan. Sepeda motor milik warga juga banyak yang rusak.

Kabid Humas Polda Riau AKBP Guntur Aryo membenarkan adanya bentrok antara warga dengan pihak PTPN. Warga yang melakukan aksi demo itu mengatasnamakan Payung Negeri Bersatu Pekanbaru (PNBR).

"Warga desa menuntut penyelesaian penyerobotan lahan mereka oleh perusahaan. Akhirnya kedua belah pihak terlibat bentrok," kata Guntur.

Kelompok warga membawa bom molotov. Kini pihak kepolisian telah menyita bahan peledak itu.

"Kedua belah pihak ada yang terluka akibat saling lempar batu. Pihak Polres Kampar sudah diterjunkan ke lokasi untuk pengamanan," kata Guntur.

Guna menghindari bentrok yang kian meluas, lanjutnya, Polda Riau siang tadi mengirimkan pasukan Brimob untuk membantu pengamanan.

"Brimob sudah kita kerahkan ke lokasi bentrok untuk melakukan pengamanan membantu personel Polres Kampar," kata Guntur.

Konflik lahan ini sudah berlangsung sejak tahun 2004 tahun silam. Luas lahan yang dipersoalkan seluas 2.800 hektar. Lahan itu sudah lama dijadikan perkebunan inti pihak perusahaan.

(Abdul Kadir)
Sumber : http://news.detik.com/read/2013/10/21/163926/2391314/10/demo-sengketa-lahan-di-kampar-riau-rusuh-belasan-orang-terluka?9911012

Gempa 5,6 SR Guncang Aceh Besar, Warga Berhamburan

Aceh.MEDIA INDEPENDEN NASIONAL ONLINE



Gempa bumi kembali mengguncang Aceh Besar, Selasa (22/10/20 13), terjadi sekitar pukul 12.40 dengan kekuatan 5,6 Skala Ritcher. Pusat gempa tersebut di darat pada kedalaman 10 km di koordinat 5.29 LU dan 95.42 BT, yaitu 16 km barat daya Kab Aceh Besar atau 32 km tenggara Kota Banda Aceh.
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika menyebut sumber gempa berasal dari sesar Sumatera, dan gempa tidak berpotensi tsunami.
“Gempa dirasakan kuat oleh masyarakat selama 8-10 detik. Masyarakat panik dan berhamburan keluar rumah,” kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho.
Menurut Sutopo, sampai saat ini belum ada laporan kerusakan akibat gempa tersebut. Masyarakat pun kini telah kembali tenang dan beraktivitas normal. Namun warga diimbau untuk tetap waspada terkait ancaman gempa.
"Masyarakat diimbau untuk selalu meningkatkan kewaspadaan terkait ancaman gempa. Gempa bumi bersifat mendadak. Belum ada sistem peringatan dini gempa," katanya.
Sutopo menjelaskan, kemampuan Indonesia mendeteksi gempa adalah 5 menit setelah terjadi gempa, baik kekuatan, kedalaman, dan lokasi gempa bumi.
“Jika terjadi gempa, segera keluar rumah dan berlindung di tempat aman,” kata dia.
Sutopo juga mengatakan bahwa, berdasarkan peta guncangan gempa, pusat gempa memiliki intensitas VI MMI (kuat) sedangkan di sekitarnya berintensitas IV-V MMI (ringan hingga sedang). Badan Penanggulan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Besar masih memantau dampak gempa.


(Heroe Soelistyanto)
Sumber: Detikcom/Vivanews.