Selasa, 16 Februari 2016

Menkopolhukan: Teror dengan Sianida? Bisa Saja!

Jakarta.MEDIA INDEPENDEN NASIONAL ONLINE




Kapolri Jenderal Badrodin Haiti mengeluarkan Surat Telegram (TR) kepada seluruh Kepolisian Daerah (Polda), untuk mewaspadai ancaman teroris dengan modus racun sianida.
Polisi mengendus niat para pelaku teror, yang diduga berniat menyerang anggota Polri, dengan meracuni makanan maupun minuman untuk korps Bhayangkara itu.
Menteri Kordinator Politik, Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam), Luhut Binsar Panjaitan, mengaku belum mengetahui pasti rencana para pelaku teror, yang hendak meracuni anggota Polri itu. Namun ia menilai hal itu mungkin saja terjadi.
"Bisa saja pola itu ada, dan kita semua kemungkinan kita antisipasi," ujar Luhut kepada wartawan di kantor Wakil Presiden, Jakarta Pusat, Selasa (16/2/2016).
Mengenai ancaman serangan teror pascaserangan 14 Januari lalu di jalan MH.Thamrin, Luhut menyebut menyebut serangan tersebut bisa terjadi kapanpun. Ia memastikan, pemerintah melalui lembaga penegak hukum, akan selalu waspada.
"Sehingga dengan demikian kita terus mencoba memperkecil kemungkinan serangan, dan kalaupun ada serangan kita bisa merespon dengan cepat dan secara tegas," jelasnya.
Abdul Kadir

Jumat, 12 Februari 2016

Berita Terkini: Kronologi Kecelakaan Fortuner Di Daan Mogot Tewaskan 4 Orang

Jakarta.MEDIA INDEPENDEN NASIONAL ONLINE


Telah terjadi Kecelakaan Mobil Fortuner dengan nomor polisi B 201 RFD dengan ingindara motor pada Senin, 8 Februari 2016 kemarin sekitaran jam 04. 10 WIB di Km 15 Jalan Daan Mogot – Jakarta Barat. Tempat terjadinya kecelakaan makin tepatnya pas di depan satu pabrik minyak. Kecelakaan maut itu telah menewaskan 4 orang.

Ajun Komisaris Besar Budiyanto sebagai Kepala Unit Penegak Hukum Direktorat Lalu Lintas melaporkan bila mobil Fortuner itu meluncur dari arah Grogol ke Tangerang. 

Pengemudi mobil di kenali namanya yakni Riki Agung Prasetio, umur 24 tahun. “Kendaraan (Fortuner) melaju dari arah Grogol menuju Tangerang. Kendaraan mendadak saja menabrak sepeda motor dengan nomor polisi B 4068 BFI yang dikendarai oleh Zulkahfi Rahman” papar Ajun Kombes Budiyanto saat dimintai informasi pada Senin, 8 Februari 2016 kemarin di Jakarta.

Abdul Kadir
Sumber : http://www.szaktudas.com/kronologi-kecelakaan-fortuner-di-daan-mogot-tewaskan-4-orang-79487.html 

Selain NasDem, PDIP dan Hanura Juga Siap Mengusung Ahok

Jakarta.MEDIA INDEPENDEN NASIONAL ONLINE


Dukungan parpol ke bakal cagub DKI incumbent Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) terus bertambah. Selain NasDem yang sudah deklarasi dukungan, masih ada PDIP yang juga siap mengusung.

"Ya kita terimakasih sama NasDem mendukung tanpa sayarat. Mereka juga kasih saya pilihan mereka mendukung juga teman Ahok untuk independen, jadi harus cek KTP dulu nih. Nanti setelah pendaftaran bisa berkembang independen atau apa (enggak)," kata Ahok kepada wartawan di sela-sela pelantikan 7 gubernur dan wagub terpilih Pilkada serentak di Istana Negara, Jakarta, Jumat (12/2/2016).

Ahok lantas memuji NasDem yang mendukung calon independen di Pilkada serentak tahun 2015 lalu.  "NasDem dukung lima calon independen saya terima kasih," kata Ahok.

Ahok yang pada Pilgub DKI 2012 silam mendampingi Joko Widodo ini kemudian mengungkap adanya dukungan secara lisan dari PDIP. Namun PDIP maunya mengusung Ahok. Mengusung berarti Ahok harus lewat jalur parpol.

"Formal ngomong sih, ini belum resmi, masih lisan. Itu yang bilang dukung itu Hanura. Yang dukung bukan usung. Mengusung PDIP itu sudah oke," ungkap Ahok.

Lalu siapa yang bakal diajaknya jadi cagub? Ahok belum mau bicara panjang lebar.

"Semua terserah saya seperti teman Ahok," kata Ahok.

PDIP memang sebelumnya mewacanakan akan menduetkan Ahok dan Djarot Saiful Hidayat di Pilgub DKI. Ahok juga sudah memberi sinyal setuju diduetkan dengan Djarot yang kini jadi Wagub DKI itu.


Abdul Kadir
Sumber : http://news.detik.com/berita/3140539/selain-nasdem-pdip-dan-hanura-juga-siap-mengusung-ahok  

Kamis, 11 Februari 2016

Jenazah Anggota Brimob yang Gantung Diri Diautopsi di RSUD Raden Mattaher

Jakarta.MEDIA INDEPENDEN NASIONAL ONLINE


Jenazah Brigadir BH, anggota Brimob Detasemen B Pelopor Pamenang, Kabupaten Merangin yang ditemukan tewas tergantung dibawa ke RSUD Raden Mattaher Jambi.

Pantauan Tribun Jambi (Tribunnews.com Network), jenazah korban tiba di RSUD Raden Mattaher sekitar pukul 11.56 WIB, Jumat (12/2/2016).

Jenazah dibawa dengan menggunakan mobil ambulan dari Merangin dengan dikawal mobil Patwal serta sejumlah personel Brimob.

Mobil pembawa jenazah langsung diparkir di dekat pintu masuk ruang jenazah dan diangkat oleh sejumlah rekan korban.

Tampak sejumlah personel Brimob dari Pelopor Detasemen B Pamenang ikut berjaga di sekitar ruang jenazah.

Beberapa di antaranya menggunakan pakaian bebas bertuliskan police dengan pistol melekat di pinggang.

Dari kejauhan tampak beberapa wanita berpakaian kerudung hitam terisak-isak saat menyaksikan jenazah Brigadir BH dianggat menuju ruang jenazah.

Anggota Brimob Detasemen B Pelopor Pamenang di Kabupaten Merangin ini ditemukan tewas gantung diri, Jumat dini hari tadi.

Informasi yang dihimpun, Brigadir BH ditemukan tak bernyawa oleh istrinya berinisial D sekitar pukul 04.00 dini hari.

Abdul Kadir
Sumber : http://www.tribunnews.com/regional/2016/02/12/jenazah-anggota-brimob-yang-gantung-diri-diautopsi-di-rsud-raden-mattaher

Sabtu, 06 Februari 2016

Selamat Tahun Baru Imlek 2016

MEDIA INDEPENDEN NASIONAL ONLINE


MEDIA INDEPENDEN NASIONAL ONLINE


mengucapkan


Selamat Merayakan Tahun Baru Imlek 2016
Semoga di tahun berikutnya dapat menjadi yang lebih baik lagi.




Pimpinan Umum dan Redaksi




Abdul Kadir

Polda Metro Antisipasi Kemacetan Lalu Lintas Saat Libur Imlek

Jakarta.MEDIA INDEPENDEN NASIONAL ONLINE


Perayaan tahun baru imlek 2016 kali ini akan menjadi liburan yang panjang. Belajar dari libur natal dan tahun baru yang lalu, Polda Metro Jaya pun mengantisipasi kemacetan pada saat libur imlek ini.

"Ini satu kerawanan tersendiri. Berkaca dari libur natal dan tahun baru terjadi arus lonjakan arus balik dan arus mudik, jalan-jalan di dalam kota dan tol luar Jakarta terjadi kemacetan sepanjang malam. Berkaca dari pertistiwa itu kita tidak ingin terjadi seperti itu," jelas Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Tito Karnavian kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (5/2/2016).

Kemacetan arus kendaraan ke luar kota dari Jakarta sendiri diprediksi terjadi sore ini.

"Prediksi siang ini terjadi lonjakan arus mudik, mudah-mudaham salah. Tapi prinsip kita harus mengamankan orang-otang yang mulai libur," imbuhnya.

Karena libur imlek kali ini waktunya tidak selama pada saat libur natal dan tahun baru, warga pun diperkirakan tidak sampai berlibur ke daerah Jawa.

"Ini kan tidak terlalu panjang liburannya, paling hanya sampai Cirebon, Bandung, sama Puncak saja," imbuhnya.

Kepadatan pun diprediksi terjadi di Tol Cikampek dan Tol Jagorawi serta Tol Tangerang hingga Merak.
 
Abdul Kadir
Sumber : http://news.detik.com/berita/3135901/polda-metro-antisipasi-kemacetan-lalu-lintas-saat-libur-imlek

Fahira: Harusnya DPD Dikuatkan, Bukan Dibubarkan

Jakarta.MEDIA INDEPENDEN NASIONAL ONLINE



Wakil Ketua Komite III Dewan Perwakilan Daerah (DPD RI) Fahira Idris sangat menyayangkan pernyataaan Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar yang akan mengevaluasi posisi DPD dalam Mukernas PKB pada 5-6 Februari mendatang.

Muhaimin menilai DPD tidak memberikan hasil kerja yang signifikan bagi negara dan ada wacana untuk dibubarkan.

“Saya sangat menyayangkan pernyataan seperti ini keluar dari mulut seorang ketum partai. Bahkan ada opsi mau dibubarkan. Kalau beliau paham tata negara, harusnya DPD dikuatkan lewat amandemen UUD 1945, agar parlemen kuat, bukan malah dibubarkan,” tegas Fahira Idris, di Jakarta (6/2/2016).

Fahira mengungkapkan, pernyataan Muhaimin yang mengatakan, hasil kerja DPD tidak signifikan bagi negara, sangat tidak berdasar. Walau dengan kewenangan yang tidak sebesar DPR, perjalanan 
 DPD selama setahun lebih ini sudah banyak dirasakan rakyat di daerah.

Alangkah baiknya, lanjut Fahira, Mukernas PKB juga mengevaluasi keberadaan DPR dan Partai Politik yang selama 10 tahun belakangan ini dipersepsikan negatif oleh publik.
“
Kalau kita lihat, hampir semua survei menempatkan DPR dan Parpol sebagai institusi yang paling tidak dipercayai publik. Itu yang sering tertangkap KPK, siapa? anggota DPR, yang juga anggota partai. Itu juga harus dievaluasi. Jadi jangan gajah di pelupuk mata tidak terlihat, tapi semut di seberang lautan kelihatan,” sindir Senator Asal Jakarta ini.

Menurut Fahira, sejak reformasi, tidak pernah sekalipun DPR mampu mencapai target prolegnas yang mereka buat sendiri. Ini karena sistem bikameral kita masih belum kuat. DPR tak kunjung menguatkan peran DPD yang sebenarnya bisa menjadi mitra untuk meringankan beban dan tugas yang diemban DPR.

“Persoalannya itu, kewenangan DPD yang tak kunjung dikuatkan. DPD diminta maksimal tetapi kewenangannya terbatas. Banyak pihak yang tidak rela kalau DPD setara dengan DPR, karena akan mengancam banyak kepentingan. Buktinya, inisiatif DPD mengamandemen UUD 1945 untuk penguatan DPD, penguatan sistem presidensial, dan penguatan sistem otonomi daerah selalu tidak didukung DPR,” jelas Fahira.

Fahira mengharapkan, Mukernas PKB bisa bijak menyikapi persoalan evaluasi keberadaan DPD. Dia juga berharap, DPD diundang untuk memaparkan capaian dan kinerjanya di depan forum Mukernas, 
sekaligus menguraikan ide-ide DPD untuk penguatan sistem ketetanegaraan kita.

“Asal tahu saja, rakyat di daerah itu lebih nyaman sampaikan aspirasinya ke anggota DPD. Makanya kita diundang, agar Pak Muhaimin paham apa saja yang sudah kita lakukan untuk rakyat di daerah,” tutup Fahira. 

Abdul Kadir
Sumber : http://www.tribunnews.com/nasional/2016/02/06/fahira-harusnya-dpd-dikuatkan-bukan-dibubarkan