Ambon.MEDIA INDEPENDEN NASIONAL ONLINE
Wakil Presiden RI priode 2004-2009 M. Jusuf Kalla berpesan, agar warga Maluku tidak pernah lelah menegakkan perdamaian.
Hal ini disampaikan JK sapaan akrab M. Jusuf Kalla saat bertemu dengan tokoh tokoh Muslim dan Kristen di Ambon, Sabtu (28/12/2013) mengenang perundingan Malino yang digelar beberapa waktu lalu.
Menurut JK, menjelang pertemuan Malino pada 2002, ia pernah tiga kali datang ke Ambon dengan tiga kendaraan berbeda untuk perjalanan dari Bandara Pattimura-kota Ambon. "Pertama saya datang lewat darat. Kedua tidak bisa lagi lewat darat, jadinya naik perahu. Saat itu perahu dibakar pula sehingga terpaksa naik helikopter," kenang JK.
"Andaikan pada waktu itu kita semua lelah dan berputus asa atau lengah maka apa jadinya bangsa ini," tegas JK dalam keterangan resminya.
Dia menyebutkan, tidak ada pilihan kata selain terus menegakkan perdamaian. Pada pertemuan yang dipimpin Pdt. John Ruhulesin Ketua Sinode GPM Gereja Protestan Maluku, para mantan delegasi Malino mengusulkan kepada M. Jusuf Kalla, agar peringatan ulang tahun ke 12 Pertemuan Malino untuk Ambon pada tanggal 12 Februari 2014 digelar di Malino kabupten Gowa Sulsel.
Sementara pada pertemuan dengan tokoh muslim di Mesjid Al Fatah Ambon, M. Jusuf Kalla berpesan agar perdamaian di Maluku khususnya di Ambon tetap dijaga. "Makmurkan masjid dan jadikan sebagai pusat peradaban perdamaian," ujarnya.
JK berkunjung ke Ambon untuk menyampaikan orasi ilmiah di IAIN AMBON. Di depan 400an wisudawan M. Jusuf Kalla dalam orasinya yang berjudul "Komitmen IAIN Ambon Menjaga Perdamaian," mengatakan peran para alumni IAIN Ambon dalam menegakkan perdamaian adalah dengan cara ikut serta menyejahterakan masyarakat sekitarnya.
"Kembangkan potensi ekonomi yang terdapat di Maluku seperti perikanan. Jangan kita hanya bisa marah ikan kita dicuri nelayan negara lain. Suatu bangsa tidak maju karena marah. Tetapi kamajuan dicapai dengan kerja keras," kata JK.
Abdul Kadir
Sumber : http://nasional.kompas.com/read/2013/12/28/2008484/JK.Maluku.Jangan.Pernah.Lelah.Jaga.Perdamaian
Sabtu, 28 Desember 2013
Menyelam di Laut Keramat
Sulawesi Tenggara.MEDIA INDEPENDEN NASIONAL ONLINE
Perairan Teluk Kolono, Kabupaten Konawe Selatan cukup menawan. Dikejauhan teluk dikitari lebatnya hutan alam. Rumah-rumah warga menjorok ke bibir pantai, hidup dalam keteraturan. Kehidupan seolah menyatu dalam harmoni alam laut.
Namun di balik keindahannya, perairan kolono menyimpan misteri yang hingga kini masih dikeramatkan masyarakat setempat. Iwoi Lulua (Bahasa daerah Tolaki) yang berarti air mendidih merupakan salah satu lokasi yang dikeramatkan oleh masyarakat Desa Ngapawali dan masyarakat desa sekitarnya. Cerita masyarakat setempat, konon lokasi ini dihuni oleh sangia atau penguasa laut sejenis gurita berukuran raksasa. Ditambah banyaknya kejadian-kejadian aneh disekitar lokasi, seperti tiba-tiba air laut menjadi keruh, air laut menjadi merah atau air laut kelihatan dangkal.
Perairan Teluk Kolono, Kabupaten Konawe Selatan cukup menawan. Dikejauhan teluk dikitari lebatnya hutan alam. Rumah-rumah warga menjorok ke bibir pantai, hidup dalam keteraturan. Kehidupan seolah menyatu dalam harmoni alam laut.
Namun di balik keindahannya, perairan kolono menyimpan misteri yang hingga kini masih dikeramatkan masyarakat setempat. Iwoi Lulua (Bahasa daerah Tolaki) yang berarti air mendidih merupakan salah satu lokasi yang dikeramatkan oleh masyarakat Desa Ngapawali dan masyarakat desa sekitarnya. Cerita masyarakat setempat, konon lokasi ini dihuni oleh sangia atau penguasa laut sejenis gurita berukuran raksasa. Ditambah banyaknya kejadian-kejadian aneh disekitar lokasi, seperti tiba-tiba air laut menjadi keruh, air laut menjadi merah atau air laut kelihatan dangkal.
Rega (40 tahun) salah satu warga Desa Ngapawali bercerita, jika seseorang ribut saat memancing di Iwoi Lulua maka gelembung air akan muncul dari bawah laut, dan gelembungnya semakin membesar. “Itu menandakan penghuninya sedang marah. Kalo gelembung itu muncul maka sebaiknya Anda segera angkat kaki darisana,”kata Rega.
Ketika tim teknis RARE yang diwakili Raymond bersama Abed dan Anung, keduanya penyelam dari Lembaga Yayasan Bahari (YARI) melakukan pengambilan data tutupan terumbu karang hidup diperairan teluk Kolono, tepatnya di Desa Ngapawali dan perairan desa sekitarnya mereka menemukan keindahan bawah laut yang tidak biasa.
“Pemandangan terumbu karangnya sangat indah dan jumlah ikan pun sangat banyak,”Abed mengisahkan temuannya. Yang menarik, lanjut Abed, di dasar laut Ngapawali terdapat banyak bebatuan berukuran besar dan beberapa buah goa bawah laut. Gelembung-gelembung air laut ini diduga berasal dari lubang-lubang kecil yang ada di pasir dan celah- celah batu dasar laut,”kisah Abed.
Namun sebagian nelayan percaya jika gelembung laut ini berasal dari napas seekor gurita raksasa yang hidup di dasar laut kolono.
Saat tim melakukan penyelaman, warga nelayan sempat diliputi kecemasan mengingat lokasi Iwoi lulua (Air Mendidih) merupakan salah satu lokasi yang dikeramatkan warga.
Tiga puluh menit melakukan penyelaman, tim akhirnya kembali muncul dipermukaan. “Saat muncul warga nelayan sangat lega,”cerita Adi.
Temuan tim ini dengan cepat merebak dan menjadi pembicaraan warga desa. Amin salah satu warga lokal yang menjadi motoris tim kemudian menceritakan aksi penyelaman tim itu kepada Kepala Desa Ngapawali dan segera menyebar ke warga lainnya. Warga menganggap tim cukup berani melakukan penyelaman, mengingat selama bertahun-tahun tak pernah ada orang yang berani menyelam diperairan Iwoi Lulua itu.
Tak hanya itu tim RARE juga melakukan penyelaman di lokasi Iwoi Lulua (Air Mendidih). “Tim penasaran dengan cerita masyarakat setempat karena itu tim teknis melakukan penyelaman,”kata Adi, salah satu tim RARE. “Sebelum menyelam semua doa-doa sempat dibaca warga, tinggal koran saja yang belum dibaca,” kata Abed setengah becanda.
Nampaknya tim RARE dan YARI sadar betul dampak dari temuan bawah laut itu, mencegah agar cerita tidak menyebar ke desa tetangga, para aktifis lingkungan berembuk. Raymond penggiat RARE mengaku punya pengalaman mirip di daerah Berau tempat dirinya dulu bekerja. “Saat itu kami melakukan penyelaman danmenemukan banyak ikan. Cerita ini diketahui oleh banyak orang dan akhirnya lokasi tersebut di bom oleh orang yang tidak bertanggung jawab dan butuh waktu lama untuk kembali seperti sediakala.
“Cerita laut Iwoi Lulua jangan sampai diketahui oleh desa tetangga, kami juga berusaha menceritakan kejadian-kejadian menakutkan yang terjadi sewaktu menyelam dan akibat-akibat jika tempat ini di bom. Saat di lokasikami mengambil beberapa gambar batu yang berbentuk payung dan goa yang disinyalir tempat bersembunyinya gurita raksasa. Warga juga dsihimbau untuk tidak membom ikan karena akan membuat bebatuan besar di dasar laut dapat patahdan berdampak terjadinya lubang besar dan berpotensi menimbulkan gempa atau tsunami,”urai Adi.
Masyarakat yang mencari informasi mengenai Iwoi Lulua perlahan mulai sadar dan semakin yakin jika laut kolono memang penuh misteri. Banyak dari mereka yakin jika penghuni laut kolono sudah mulai marah. “Ini semua akibat keberadaan penghuni laut mulai diusik oleh orang lain itu,” kata Rega, warga setempat.
Abdul Kadir
Mahasiswa Papua Tuntut Referendum
Papua.MEDIA INDEPENDEN NASIONAL ONLINE
Mahasiswa Papua Tuntut Referendum - Sejumlah mahasisawa yang tergabung dalam Solidaritas Mahasiswa Peduli Rakyat Papua berunjuk rasa di depan Monumen Mandala Pembebasan Irian Barat, Jalan Jenderal Sudirman, Makassar. Senin (13/5/2013). Dalam aksi ini mereka mendesak Gubernur Papua, Pangdam Cenderawasih, serta Kapolda Papua bertanggung jawab atas insiden 1 Mei lalu dan meminta agar seluruh persoalan papua ditangani langsung oleh PBB.
Abdul Kadir
Sumber : http://www.tribunnews.com/bet/index.php/images/view/572442/mahasiswa-papua-tuntut-referendum#.Ur9uo9IW3Sk
Mahasiswa Papua Tuntut Referendum - Sejumlah mahasisawa yang tergabung dalam Solidaritas Mahasiswa Peduli Rakyat Papua berunjuk rasa di depan Monumen Mandala Pembebasan Irian Barat, Jalan Jenderal Sudirman, Makassar. Senin (13/5/2013). Dalam aksi ini mereka mendesak Gubernur Papua, Pangdam Cenderawasih, serta Kapolda Papua bertanggung jawab atas insiden 1 Mei lalu dan meminta agar seluruh persoalan papua ditangani langsung oleh PBB.
Abdul Kadir
Sumber : http://www.tribunnews.com/bet/index.php/images/view/572442/mahasiswa-papua-tuntut-referendum#.Ur9uo9IW3Sk
Target Jupe Tahun Depan Jadi Sutradara
Jakarta.MEDIA INDEPENDEN NASIONAL ONLINE
Julia Perez alias Jupe selalu mencoba hal-hal baru. Ia tak pernah mau membatasi dirinya. Tahun depan, ia ingin menggeluti dunia di belakang layar dengan menjadi seorang sutradara.
"Saya mau jadi sutradara. Doakan saja. Buat aku ini adalah pekerjaan paling sulit, dunia baru. Saya harus belajar, saya magang jadi sutradara bayangan," ucapnya, saat ditemui di kawasan Pancoran, Jakarta Selatan.
Kenyataan yang dihadapinya tidak mudah. Ia butuh beradaptasi dengan keruwetan pekerjaan yang jadi tanggung jawab sutradara. Bukan sekadar men-direct pemainnya. Tapi juga setting, kostum, bahkan sampai proses editing, dan tetek bengek lainnya. "Aduh susah," ucapnya.
Tunangan Gaston Castano itu, sudah menjadwalkannya. Pertama, di awal tahun depan ia mulai belajar jadi sutradara video klip. Maret kemungkinan mengawali kiprahnya sebagai sutradara.
"Semua sudah ada plan sampai Juli. Selanjutnya, kita lihat," ucapnya.
Namun, ia memberi sedikit bocoran. Film yang disutradarainya bergenre action. Film itu melibatkan banyak nama kondang. Namun, ia belum bisa cerita banyak sampai waktunya dianggap tepat.
Abdul Kadir
Perampok Money Changer Pakai Penutup Muka
Bandung.MEDIA INDEPENDEN NASIONAL ONLINE
Pelaku perampokan VIT Money Changer Authorized di Jalan Ir H Juanda (Dago) no 10, Bandung, selain mengenakan helm juga pakai penutup muka. Kerugian akibat perampokan ini diperkirakan mencapai Rp 100 juta.
Kepala Kepolisian Sektor Kota (Kapolsek) Bandung Wetan, Kompol Herryanto mengungkapkan, keterangan sementara yang diperoleh dari kasir atau korban, Kiki (21), saat menodongkan senjata, pelaku memaksa korban untuk membuka brankas yang ada di kantor.
"Korban waktu itu tidur di ruang kantor, tiba-tiba ada orang yang menodongkan senjata. Pelaku pakai helm dan penutup muka. Tidak bisa dikenali. Sambil ditodong dipaksa buka brankas, lalu pelaku langsung mengeruk uang yang ada di dalam brankas," ujar Kapolsek di lokasi kejadian, Sabtu (28/12/2013).
Diberitakan sebelumnya, perampok menyekap seorang kasir VIT Money Changer Authorized, Kiki (21). Rampok lalu menggondol berbagai jenis mata uang. Kerugian diperkirakan mencapai sekitar Rp 100 juta.
Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 04.30, Sabtu (28/12/2013). Saat setelah dilepaskan dari sekapan, Kiki mengungkapkan kepada petugas Kepolisian, bahwa saat dia tertidur, tiba-tiba ada yang menodongnya dengan senjata laras pendek.
Tim Inafis Polrestabes Bandung didukung jajaran anggota Polsek Bandung Wetan sempat melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Polisi masih melakukan penyelidikan terhadap kasus ini dengan meminta keterangan dari sejumlah saksi.
Abdul Kadir
Defisit transaksi berjalan 2,9 persen pada 2014
Nusa Tenggara Timur.MEDIA INDEPENDEN NASIONAL ONLINE
Bank Indonesia berharap defisit transaksi berjalan pada 2014 dapat turun menjadi 2,9 persen dibanding akhir 2013, yang diperkirakan mencapai 3,6 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB).
"Sehingga mendekat ke kisaran yang dapat ditoleransi, sebesar 2,5 persen dari PDB," kata Direktur Eksekutif Departemen Kebijakan Ekonomi dan Moneter BI, Doddy Waluyo, dalam diskusi tentang tantangan dan prospek ekonomi Indonesia 2014 dengan redaktur ekonomi sejumlah media massa di Labuan Bajo, Manggarai Barat, NTT, Sabtu malam.
Ia menyebutkan secara nominal defisit transaksi berjalan pada akhir 2013 diperkirakan mencapai 31 miliar dolar Amerika Serikat sementara pada 2014 diharapkan mencapai 25 miliar hingga 26 miliar dolar Amerika Serikat.
"Defisit transaksi berjalan telah berlangsung selama sembilan triwulan dimana pada triwulan II 2013 mencapai 4,4 persen dari PDB," kata Waluyo.
Ia berharap kondisi impor yang meningkat dapat diikuti dengan peningkatan ekspor yang lebih besar pada 2014.
Impor yang perlu mendapatkan perhatian lebih ke depan adalah impor minyak dan gas yang akan terus meningkat menyusul peningkatan penjualan kendaraan bermotor.
Menurut dia, defisit transaksi berjalan merupakan gejala yang biasa terjadi pada negara berkembang yang berupaya menggenjot pertumbuhan ekonomi tinggi di atas 6,5 persen.
Sementara di sisi lain negara berkembang termasuk Indonesia menghadapi kondisi ketidakseimbangan struktural akibat transisi dari negara berpenghasilan rendah ke menengah-tinggi dimana penawaran agregat tidak mampu mengimbangi permintaan agregat.
Menurut dia, kapasitas industrial saat ini tertinggal padahal ada peningkatan jumlah penduduk kelas menengah yang menyebabkan permintaan agregat menigkat.
"Hampir seluruh wilayah di Indonesia tertinggal kapasitas industrialnya dalam memproduksi barang kompleks yang semakin dibutuhkan terkait ekspansi kelas menengah sehingga impor meningkat," kata dia.
Ia menyebutkan upaya menekan defisit transaksi berjalan telah dilakukan melalui sejumlah kebijakan seperti meningkatkan daya saing ekonomi nasional, memperkuat kemandirian ekonomi nasional dan memperkuat basis pembiayaan yang lebih sustainabel.
Upaya memperkuat basis pembiayaan yang sustainabel antara lain meningkatkan investasi asing langsung, penguatan cadangan devisa, pendalaman pasar valuta asing, memperkuat tabungan swasta dan publik dan mengurangi kerentanan pasar keuangan.
Abdul Kadir
Sumber : http://www.antaranews.com/berita/411567/defisit-transaksi-berjalan-29-persen-pada-2014
Bank Indonesia berharap defisit transaksi berjalan pada 2014 dapat turun menjadi 2,9 persen dibanding akhir 2013, yang diperkirakan mencapai 3,6 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB).
"Sehingga mendekat ke kisaran yang dapat ditoleransi, sebesar 2,5 persen dari PDB," kata Direktur Eksekutif Departemen Kebijakan Ekonomi dan Moneter BI, Doddy Waluyo, dalam diskusi tentang tantangan dan prospek ekonomi Indonesia 2014 dengan redaktur ekonomi sejumlah media massa di Labuan Bajo, Manggarai Barat, NTT, Sabtu malam.
Ia menyebutkan secara nominal defisit transaksi berjalan pada akhir 2013 diperkirakan mencapai 31 miliar dolar Amerika Serikat sementara pada 2014 diharapkan mencapai 25 miliar hingga 26 miliar dolar Amerika Serikat.
"Defisit transaksi berjalan telah berlangsung selama sembilan triwulan dimana pada triwulan II 2013 mencapai 4,4 persen dari PDB," kata Waluyo.
Ia berharap kondisi impor yang meningkat dapat diikuti dengan peningkatan ekspor yang lebih besar pada 2014.
Impor yang perlu mendapatkan perhatian lebih ke depan adalah impor minyak dan gas yang akan terus meningkat menyusul peningkatan penjualan kendaraan bermotor.
Menurut dia, defisit transaksi berjalan merupakan gejala yang biasa terjadi pada negara berkembang yang berupaya menggenjot pertumbuhan ekonomi tinggi di atas 6,5 persen.
Sementara di sisi lain negara berkembang termasuk Indonesia menghadapi kondisi ketidakseimbangan struktural akibat transisi dari negara berpenghasilan rendah ke menengah-tinggi dimana penawaran agregat tidak mampu mengimbangi permintaan agregat.
Menurut dia, kapasitas industrial saat ini tertinggal padahal ada peningkatan jumlah penduduk kelas menengah yang menyebabkan permintaan agregat menigkat.
"Hampir seluruh wilayah di Indonesia tertinggal kapasitas industrialnya dalam memproduksi barang kompleks yang semakin dibutuhkan terkait ekspansi kelas menengah sehingga impor meningkat," kata dia.
Ia menyebutkan upaya menekan defisit transaksi berjalan telah dilakukan melalui sejumlah kebijakan seperti meningkatkan daya saing ekonomi nasional, memperkuat kemandirian ekonomi nasional dan memperkuat basis pembiayaan yang lebih sustainabel.
Upaya memperkuat basis pembiayaan yang sustainabel antara lain meningkatkan investasi asing langsung, penguatan cadangan devisa, pendalaman pasar valuta asing, memperkuat tabungan swasta dan publik dan mengurangi kerentanan pasar keuangan.
Abdul Kadir
Sumber : http://www.antaranews.com/berita/411567/defisit-transaksi-berjalan-29-persen-pada-2014
Korban tewas kecelakaan Probolinggo jadi 18 orang
Jawa Timur.MEDIA INDEPENDEN NASIONAL ONLINE
Informasi terbaru menyebutkan bahwa korban tewas akibat kecelakaan maut di Tongas, Probolinggo, Jawa Timur, bertambah menjadi 18 orang.
Petugas Kamar Mayat RSUD Tongas, Agus Sudarsono, ketika dikonfirmasi ANTARA hari ini sekitar pukul 19.30 WIB menyatakan petugas sudah mengevakuasi 15 korban yang tewas di lokasi kejadian dan tiga orang lainnya meninggal di rumah sakit.
"Korban meninggal dunia akibat kecelakaan tersebut sebanyak 18 orang yang sekarang ini berada di kamar mayat. Seluruh korban meninggal dunia juga sudah teridentifikasi oleh petugas rumah sakit dan aparat kepolisian," katanya.
Namun, proses identifikasi terhadap korban secara rinci masih terus dilakukan oleh petugas kepolisian dibantu oleh petugas rumah sakit. "Yang jelas, dua dari 18 korban tewas adalah anak-anak. Sopir pick up juga tewas," katanya.
Informasi dari berbagai sumber menyebutkan bahwa isi mobil penumang pick up berjumlah 32 orang. Saat kejadian pukul 16.00 WIB dilaporkan 10 korban tewas, lalu pukul 18.30 WIB dilaporkan 16 korban tewas dan 16 korban luka, namun pukul 19.30 WIB berkembang lagi menjadi 18 korban tewas dan 14 orang terluka.
Tentang penyebab kecelakaan, Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Awi Setiyono mengatakan, polisi masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk menyelidiki penyebab kecelakaan.
"Masih diselidiki, apakah human error, kondisi jalan yang tidak baik, kondisi penerangan jalan yang tidak ada, atau kendaraan yang tidak laik, termasuk akan diselidiki adanya angkutan barang yang digunakan mengangkut orang," katanya.
Sebelumnya, Kepala Satuan Lalu Lintas Kepolisian Resor Probolinggo Ajun Komisaris Polisi Muklason mengatakan pihaknya saat ini masih terus melakukan pendataan korban yang mengalami kecelakaan tersebut.
"Sekarang masih dilakukan pendataan baik itu korban meninggal dan juga korban luka serta kami masih terus melakukan olah tempat kejadian perkara terkait dengan kecelakaan tersebut, sekaligus mengatur lalu lintas," katanya.
Berikut nama-nama 18 korban tewas dalam kecelakaan yang melibatkan truk gandeng bernomor polisi P 8568 UL dengan pick up B 2625 XCU:
Halima (28)
Indama (32)
Slamet (40), sopir pick up.
Luluk Mukkarromah (30)
Mbok Bahrom (60)
Erma (32)
Jumaati (32)
Leli (30)
Sudarmi (40)
Sindro (40)
Indah (5)
Kasila (40)
Soleha (50)
Salamah (20)
Yayuk (45)
Kasih (40).
Informasi terbaru menyebutkan bahwa korban tewas akibat kecelakaan maut di Tongas, Probolinggo, Jawa Timur, bertambah menjadi 18 orang.
Petugas Kamar Mayat RSUD Tongas, Agus Sudarsono, ketika dikonfirmasi ANTARA hari ini sekitar pukul 19.30 WIB menyatakan petugas sudah mengevakuasi 15 korban yang tewas di lokasi kejadian dan tiga orang lainnya meninggal di rumah sakit.
"Korban meninggal dunia akibat kecelakaan tersebut sebanyak 18 orang yang sekarang ini berada di kamar mayat. Seluruh korban meninggal dunia juga sudah teridentifikasi oleh petugas rumah sakit dan aparat kepolisian," katanya.
Namun, proses identifikasi terhadap korban secara rinci masih terus dilakukan oleh petugas kepolisian dibantu oleh petugas rumah sakit. "Yang jelas, dua dari 18 korban tewas adalah anak-anak. Sopir pick up juga tewas," katanya.
Informasi dari berbagai sumber menyebutkan bahwa isi mobil penumang pick up berjumlah 32 orang. Saat kejadian pukul 16.00 WIB dilaporkan 10 korban tewas, lalu pukul 18.30 WIB dilaporkan 16 korban tewas dan 16 korban luka, namun pukul 19.30 WIB berkembang lagi menjadi 18 korban tewas dan 14 orang terluka.
Tentang penyebab kecelakaan, Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Awi Setiyono mengatakan, polisi masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk menyelidiki penyebab kecelakaan.
"Masih diselidiki, apakah human error, kondisi jalan yang tidak baik, kondisi penerangan jalan yang tidak ada, atau kendaraan yang tidak laik, termasuk akan diselidiki adanya angkutan barang yang digunakan mengangkut orang," katanya.
Sebelumnya, Kepala Satuan Lalu Lintas Kepolisian Resor Probolinggo Ajun Komisaris Polisi Muklason mengatakan pihaknya saat ini masih terus melakukan pendataan korban yang mengalami kecelakaan tersebut.
"Sekarang masih dilakukan pendataan baik itu korban meninggal dan juga korban luka serta kami masih terus melakukan olah tempat kejadian perkara terkait dengan kecelakaan tersebut, sekaligus mengatur lalu lintas," katanya.
Berikut nama-nama 18 korban tewas dalam kecelakaan yang melibatkan truk gandeng bernomor polisi P 8568 UL dengan pick up B 2625 XCU:
Nurhayati (30)
Anila (2)Halima (28)
Indama (32)
Slamet (40), sopir pick up.
Luluk Mukkarromah (30)
Mbok Bahrom (60)
Erma (32)
Jumaati (32)
Leli (30)
Sudarmi (40)
Sindro (40)
Indah (5)
Kasila (40)
Soleha (50)
Salamah (20)
Yayuk (45)
Kasih (40).
Abdul Kadir
Langganan:
Postingan (Atom)





