Minggu, 14 Juli 2013

Asyiknya Ngabuburit di Masjid Terapung Pantai Losari Makassar

Asyiknya Ngabuburit di Masjid Terapung Pantai Losari Makassar

Minggu, 14 Juli 2013 | 23.39


Makassar - Kawasan Pantai Losari menjadi tempat paling ramai yang dikunjungi warga Makassar kala menanti waktu berbuka puasa. Selain identik dengan pemandangan senja-nya di samudera, setahun terakhir ini suasana Pantai Losari semakin bertambah ramai dengan hadirnya masjid terapung, Masjid Amirul Mukminin.

Masjid terapung ini sendiri diresmikan dengan nama Masjid Amirul Mukminin oleh Ketua Dewan Masjid Indonesia yang juga mantan Wapres Jusuf Kalla pada 21 Desember 2012 silam. Dikenal dengan nama masjid
terapung karena masjid berlantai tiga dengan bangunan arsitektur modern dan dilengkapi dua menara dan dua kubah berwarna biru ini terpancang di atas laut di tepi Pantai Losari.

Pembangunan masjid terapung ini difasilitasi oleh Walikota Makassar Ilham Arief Sirajuddin dengan menelan dana sekitar Rp 9 Miliar dari sumbangan para dermawan di Makassar. Sedangkan nama Amirul Mukminin diambil dari nama putra tertua Ilham yang bila diartikan ke dalam bahasa Indonesia bermakna pemimpin kaum mukmin.

Amirul Mukminin juga merupakan gelar yang disematkan pada Khalifah Umar Bin Khattab di masa kepemimpinannya.

Meskipun ukuran masjid ini tidak begitu luas, namun masjid ini mampu menampung sekitar 400 jamaah yang ingin beribadah. Suasana di dalam masjid ini pun terasa nyaman meskipun lokasinya berada di daerah terik.

Selain itu, banyak warga yang juga nongkrong di lorong jembatan menuju masjid yang berada di atas laut, sambil menyaksikan matahari tenggelam.

Ngabuburit atau menanti bedug tanda berbuka puasa di anjungan Pantai Losari dengan luas sekitar 1 hektar ini, pengunjung dapat berjalan-jalan sambil menghirup udara segar di tepi pantai. Selain itu, pengunjung juga dapat berjalan-jalan santai mengitari bibir pantai sepanjang sekitar 1 kilometer. Jangan khawatir bila kelelahan, karena ada banyak bangku di sekitar tepi pantai yang bisa dijadikan tempat beristirahat.

Bila tiba waktu berbuka jangan khawatir tidak kebagian menu takjil untuk dijadikan santapan berbuka. Selain ada menu alakadarnya di masjid terapung, seusai melaksanakan salat magrib pengunjung bisa
melanjutkan ngabuburit dengan berwisata kuliner persis di depan Anjungan Pantai Losari, yakni di kawasan kuliner Makassar, di jalan Datumuseng. Di jalan ini tersedia beberapa kuliner andalan
Makassar, seperti menu seafood dari aneka ragam ikan laut yang masih segar, menu mie kering khas Makassar, Sop Pallubasa, Sop Konro, dan Coto Makassar.

Selain itu juga di kawasan Pantai Losari ada banyak penjual kelapa muda yang bisa menghapus dahaga setelah seharian berpuasa. Semakin sempurna berbuka bila ditutup dengan menu Es Pisang Ijo.
( mna / rmd ) 

Indonesia Digilas Arsenal 0-7

Indonesia Digilas Arsenal 0-7

Minggu, 14 Juli 2013 | 23.35

Jakarta - Indonesia dibuat tak berdaya saat berhadapan dengan Arsenal di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Minggu (14/7/2013) malam WIB. Di akhir pertandingan The Gunners meraih kemenangan telak 7-0.

Meski bertajuk ujicoba, Arsenal tampil serius sejak peluit pertama dibunyikan wasit. The Gunners pun langsung mengurung pertahanan Indonesia sejak menit pertama pertandingan.

Theo Walcott mengantar Arsenal meraih keunggulan 1-0 saat jeda babak pertama datang. Dan di paruh kedua 'Gudang Peluru' mengeluarkan semua amunisinya untuk memberondong pertahanan Indonesia, yang pada akhirnya menghasilkan enam gol tambahan.

Chuba Akpom menambah keunggulan Arsenal tak lama setelah turun minum. Olivier Giroud menambah dua gol lagi di pertengahan babak kedua untuk mengubah skor menjadi 4-0. Tujuh menit sebelum pertandingan tuntas Lukas Podolski mencatatkan namanya di papan skor untuk mengubah kedudukan jadi 5-0.

Dua gol terakhir Arsenal dilesakkan oleh pemain muda, Kris Olsson dan Thomas Eisfeld masing-masing di menit 85 dan 86.

Jalannya Pertandingan

Di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Minggu (14/7/2013) malam WIB, Arsenal tampil sangat dominan dan menciptakan banyak peluang di babak pertama.

Skuat besutan Arsene Wenger langsung mengurung pertahanan Indonesia tak lama setelah peluit pertama dibunyikan wasit. Di dua menit awal pemain The Gunners melepaskan dua tembakan melalui Chuba Akpom dan Mikel Arteta, meski keduanya masih lemah dan tak sampai membahayakan gawang Kurnia Meiga.

Di menit tujuh Akpom kembali nyaris membuat Arsenal unggul saat dia berhasil mengejar umpan terobosan Walcott meski sepakannya dari dalam kotak penalti masih melebar.

Indonesia menciptakan peluang pertamanya di menit sembilan saat Luis Kabes menusuk dari sisi kanan pertahanan Arsenal. Sampai di tepi kotak penalti dia melepaskan umpan, namun bola gagal menjangkau Van Dijk yang berada di sana.

Arsenal langsung balas mengancam saat tendangan Aaron Ramsey masih melayang dari sasaran. Di menit 19 gawang Indonesia Dream Team akhirnya jebol.

Gol tersebut bermula dari kesalahan pemain Indonesia, yang membuat Alex Oxlade-Chamberlain berhasil mengusai bola dan menusuk masuk ke dalam kotak penalti. Tak dapat ruang tembak di dalam kotak penalti, Oxlade-Chamberlain mengirim umpan pada Walcott yang berlari masuk ke dalam kotak penalti. Sepakannya ke sisi kanan berujung gol.

Di menit 23 Van Dijk melepaskan tendangan jauh dari kotak penalti. Kiper Lukasz Fabianski sama sekali tak terancam atas situasi tersebut karena sepakan striker milik Persib Bandung itu melayang jauh ke udara.

Memasuki menit 33, Arsenal punya dua kesempatan mencetak gol lewat Kieran Gibbs. Yang pertama saat bek Inggris berusia 23 tahun itu gagal menyambar bola dengan kepalanya. Tak lama berselang sepakan Gibbs saat menyambar bola liar gagal diarahkan ke dalam gawang. Padahal ketika itu dia berdiri dalam posisi bebas.

Oxlade-Chamberlain! Oh dia gagal mengarahkan bola ke dalam gawang dari sudut sempit, padahal Kurnia Meiga sudah berhasil dia lewati. Nyaris Arsenal menambah keunggulan.

Sebelum turun minum Indonesia punya peluang bikin gol penyama melalui Boaz Solossa. Tapi tendangan Boaz dari dalam kotak penalti masih lemah dan mudah ditangkap Fabianski.

Pertandingan babak kedua berjalan 10 menit Arsenal berhasil menambah keunggulan. Gol tersebut dilesakkan pemain muda The Gunners Chuba Akpom setelah dia mendapat bola dari Serge Gnabry, yang menusuk di sisi kanan pertahanan Indonesia.

Pada pertengahan babak kedua Arsene Wenger melakukan beberapa pergantian pemain sekaligus. Dan perubahan yang dilakukan Wenger langsung memberi pengaruh karena Arsenal bisa menambah dua gol hanya dalam selang tiga menit.

Adalah Olivier Giroud yang membuat Arsenal bisa menambah keunggulan menjadi 4-0. Belum satu menit masuk lapangan, Giroud berhasil menyambar umpan Bacary Sagna dan membelokkannya ke dalam gawang pada menit 70. Tiga menit kemudian dia kembali bikin gol usai dapat bola yang disodorkan Sagna.

5-0 untuk Arsenal! Gol kelima Arsenal dibangun melalui kerjasama rapi dari tengah lapangan pada menit 83. Umpan yang dilepaskan Tomas Rosciky berhasil disambut Podolski, yang dari dalam kotak penalti melepaskan tendangan keras dan berujung gol.

Gawang Meiga kemudian jebol dua kali dalam selang dua menit. Kris Olsson berhasil menggapai umpan panjang yang dilepas Rosicky dan membelokkannya ke dalam gawang mendahului Meiga di menit 85. Semenit kemudian tendangan keras Eisfeld menyongsong umpan Giroud mengubah skor jadi 7-0.

Susunan Pemain

Indonesia Dream Team: 1. Kurnia Meiga, 2. Ruben Sanadi, 5. Victor Igbonefo, 7. Boaz Solossa (c), 8. Raphael Maitimo, 9. Sergio van Dijk ('56 Titus Bonai), 13. Ian Luis Kabes ('58 Verdy Mofu), 14. Imanuel Wanggai ('67 Tony Sucipto), 15. Ahmad Jufrianto ('38 Rizky Pellu), 16. M. Roby, 19. Hasim Kipuw.

Arsenal: 21. Lukasz Fabianski ('68 Martinez), 4. Per Mertesacker ('46 Koscielny), 8. Mikel Arteta ('46 Zelalem), 14. Theo Walcott ('46 Eisfeld), 15. Alex Oxlade-Chamberlain ('46 Olsson), 16. Aaron Ramsey ('68 Rosicky), 20. Ignasi Miquel, 25. Carl Jenkinson ('68 Sagna), 28. Kieran Gibbs ('46 Chuks Aneke), 30. Serge Gnabry ('68 Podolski), 32. Chuba Akpom ('68 Giroud)
(din/din)

Jumat, 12 Juli 2013

Aksi Penolakan PPDB Online Berlanjut

Aksi Penolakan PPDB Online Berlanjut
*Minta Sekolah Sediakan Ruang Khusus

Sabtu, 13 Juli 2013 | 12.08

BEKASI TIMUR – Aksi masyarakat yang menentang kebijakan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) online 100 persen terus bergulir. Mereka menganggap penghapusan program Bina Lingkungan (Biling) akan mempersulit masyarakat.
Sebagai bentuk aksi protes tersebut, warga lingkungan RW 14, Kelurahan Arenjaya melakukan aksi penggembokan pagar sekolah SMPN 11, kemarin. Aksi yang berlangsung selama 10 menit itu, langsung mendapat respon dari pihak Kecamatan Bekasi Timur dan Kelurahan Arenjaya. Beberapa personel dari Polsek Bekasi Timur dan Satpol PP sempat terlihat berjaga-jaga di depan gerbang sekolah.
Dalam audiensi bersama anggota dewan dan pejabat di tingkat kelurahan dan kecamatan, Ketua RT 05/14, Martoyo, mewakili warganya menyatakan keberatan atas penghapusan Biling. Dia menuntut agar warga masyarakat di sekitar sekolah bisa tetap diterima dan belajar di SMPN 11. ’’Saya minta konkretnya saja, jangan hanya ditampung-tampung aspirasi tanpa adanya kelanjutan,” katanya.
Menurutnya, dengan tidak diterimanya anak-anak di wilayah sekitar akan memberikan dampak buruk bagi mereka. Selain kesulitan untuk mencari sekolah yang tepat, ongkos perjalanan ketika anak-anak mereka berangkat sekolah pun semakin mahal. Untuk itu dia berharap agar pihak sekolah bisa menyediakan tempat setidaknya satu ruang khusus untuk masyarakat.
Dani, perwakilan warga dari RT 05/14 juga mengungkapkan hal yang sama, dirinya menganggap kebijakan PPDB online 100 persen sangat menyusahkan rakyat kecil. Apalagi ada masyarakat yang tidak diterima di SMPN 11 Bekasi lantaran tidak melakukan verifikasi ulang ke sekolah. ’’Jadi ada siswa yang mendaftar dari luar, tetapi tidak tahu kalau harus verifikasi ke sekolah jadi tidak diterima di sini,” ungkapnya.
Kata dia, hal itu membuktikan sosialisasi yang selama ini digembar-gemborkan tidak berjalan dengan baik. Karena masyarakat yang seharusnya bisa diterima masuk dengan nilai yang memadai tidak bisa diterima masuk.
Aksi penggembokan yang dilakukan oleh warga masyarakat juga dikatakannya telah diketahui oleh pihak sekolah. Pasalnya sebelum kejadian itu terjadi, masyarakat sudah melakukan peringatan terlebih dulu. ’’Kami meminta kepada bapak-bapak yang hadir di sini agar menerima aspirasi kami,” sambung Dani.
Di tempat yang sama, Wakil Ketua Komisi D DPRD Kota Bekasi, Djoko Kuncoro mengatakan, dirinya memang sangat menyesalkan sikap Wali Kota yang menetapkan kebijakan secara instan. Namun demikian, dia juga tidak bisa memberikan garansi kepada masyarakat agar tuntutan mereka dapat segera dikabulkan.
Mengenai aksi penggembokan dan demonstrasi yang dilakukan warga, dia menilai hal itu sah untuk dilakukan asalkan tidak bertindak anarkis dan melakukan pengrusakan. ’’Saya memang sudah sejak awal memprediksi bakal seperti ini, makanya saya sangat menentang kebijakan PPDB online 100 persen,” pungkasnya.
Tampak hadir juga dalam pertemuan di ruang guru SMPN 11 tersebut, Anggota Komisi D DPRD Kota Bekasi, Muhammad Dian, Kapolsek Bekasi Timur, Kompol Suyud, Camat Bekasi Timur, Lurah Arenjaya, dan tiga orang perwakilan warga masyarakat. (mas)

Yani Tuding Denny Indrayana Biang Keladi Kasus Lapas

Yani Tuding Denny Indrayana Biang Keladi Kasus Lapas

Jum'at, 12 Juli 2013 | 23.27

Denny Indrayana (Heru Haryono/Okezone)
Denny Indrayana (Heru Haryono/Okezone)
JAKARTA - Komisi III DPR memberikan beberapa masukan kepada Kementerian Hukum dan HAM terkait dengan banyaknya Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) yang overcapacity. Salah satunya adalah dengan tetap memberikan hak remisi terhadap para napi.

"Berikan harapan orang berkelakukan baik. Harapan orang berkelakuan baik itu dengan memberikan haknya untuk remisi, pelepasan bersyarat," kata Anggota Komisi III, Ahmad Yani di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (12/7/2013).

Yani sendiri tidak depakat dengan PP Nomor 99 Tahun 2012 tentang Syarat dan Tata Cara Pelaksanaan Hak Warga Binaan Pemasyarakatan. "PP ini problem karena bertentangan dengan UU. UU memberikan betul ruang dan kesempatan kepada terpidana untuk mendapatkan hak-haknya," sambungnya.

Lebih lanjut, Wakil Ketua Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ini lantas menuding Wakil Menteri Hukum dan HAM Denny Indrayana sebagai dalang dibalik permasalahan ini. Pasalnya Denny lah yang menggagas PP tersebut.

"Untuk menggagas perubahan PP kita tahu itu kan Wamen. Ini efek yang kita tidak inginkan. Saya kira Wamen selalu melakukan tindakan-tindakan yang overacting," tegas Yani. (put)

Seluruh Lapas di Indonesia Overcapacity

Seluruh Lapas di Indonesia Overcapacity

Jum'at, 12 Juli 2013 | 23.16

JAKARTA - Kondisi lembaga pemasyarakatan (lapas) yang melebihi kapasitas bukan hanya terjadi di Lapas Tanjung Gusta, Medan, Sumatera Utara. DPR mensinyalir bahwa seluruh lapas sudah melebihi kapasitas.

"Persoalan fasilitas bukan hanya di Medan, karena hampir semua LPovercapacity. Karena itu, kementerian harus evaluasi secara menyeluruh," kata Wakil Ketua Komisi III DPR, Al Muzammil Yusuf, di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (12/7/2013).

Sebagai tindak lanjut, Komisi III akan meminta laporan dari Kementerian Hukum dan HAM sesegera mungkin. Hanya, Komisi III tidak bisa mendatangi lokasi tersebut karena terbentur masa reses.

"Kalau pihak lapas bisa berkomunikasi dengan baik, sejauh ini lapasovercapacity bisa diatasi. Tetapi, kita juga belum tahu keterangan pihak lapas. Komisi III, karena ini masa reses, jadi hanya minta laporan dari menteri," terangnya.

Seperti diketahui, sekira 200 narapidana melarikan diri dari Lapas Tanjung Gusta, kemarin. Mereka keluar melalui pintu portir Lapas Tanjung Gusta, setelah membakar gedung perkantoran yang ada di dalam.

Sumber : http://news.okezone.com/read/2013/07/12/337/836029/seluruh-lapas-di-indonesia-overcapacity

Rabu, 03 Juli 2013

Aceh Gempa, Dana Rp 40 Miliar Siap Dikucurkan

Aceh Gempa, Dana Rp 40 Miliar Siap Dikucurkan

Rabu, 3 Juli 2013 | 9:48

Aceh Gempa, Dana Rp 40 Miliar Siap Dikucurkan

Liputan6.com, Jakarta : Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) akan mengucurkan dana siap pakai sebesar Rp 40 miliar dalam upaya penanggulangan gempa bumi 6,2 skala Richter yang terjadi di kabupaten Benermeriah, Aceh pada Selasa 2 Juli 2013.

"BNPB sudah menyiapkan dana siap pakai untuk penanggulangan semua bencana se-Indonesia itu sebesar Rp 200 Miliar dari Rp 1 triliun yang diajukan ke DPR. Nah, untuk gempa bumi Aceh ini sebesar Rp 40 Miliar telah disiapkan oleh BNPB," kata Kepala Informasi Data Pusat dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho, di kantor BNPB, Jakarta Pusat, Rabu (3/7/2013).

"Tercatat Kemenkokesra, Kementerian Sosial, Kementerian PU serta Basarnas sudah memberikan bantuannya. Sementara itu AHA Centre juga siap membantu tinggal menunggu Assesment ASEAN, namun hingga kini kita masih bisa menanganinya," tegas Sutopo.

Sutopo menambahkan, sebanyak 1.524 personel TNI/Polri juga sudah siap diterbangkan ke Kabupaten Benermeriah dalam penanganan masa tanggap darurat hingga 9 Juli mendatang.

"Semuanya sudah siap. Personel TNI/Polri siap kapan saja diterbangkan ke Kabupaten Benermeriah, Aceh Tengah," ujarnya.

Gempa 6,2 skala Richter terjadi di Kabupaten Benermeriah, Aceh. Sebanyak 22 orang tewas dan 175 warga luka akibat gempa yang terjadi pada Selasa 2 Juli pukul 14.37 WIB itu. (Ary/Mut)

Empat Anak-anak, Korban Tewas Masjid Runtuh di Gempa Aceh

Empat Anak-anak, Korban Tewas Masjid Runtuh di Gempa Aceh

Rabu, 3 Juli 2013 | 9:30

Korban gempa dirawat di luar puskesmas di Kabuoaten Bener Meriah, Aceh, 2 Juli 2013. Gempa berkekuatan 6.2 SR di Aceh, menghancurkan rumah dan mengakibatkan tanah longsor. | AP PHOTO / AHMAD ARISKA

BIREUEN,KOMPAS.com — Gempa berkekuatan 6,2 skala Richter yang berpusat di Bener Meriah yang terjadi pada Selasa (2/7/2013) sekira pukul 14.35 WIB menelan korban sedikitnya tujuh orang di Kabupaten Bener Meriah dan empat lainnya di Aceh Tengah. Empat di antara korban adalah anak-anak yang sedang mengikuti pengajian di Masjid Babusalihin, Desa Blang Mancung.

Dari informasi yang dihimpun Kompas.com, sampai tadi malam, baru empat anak ditemukan dari reruntuhan karena terbatasnya penerangan dan kekhawatiran terjadinya gempa susulan. "Empat jasad korban sudah dievakuasi dan diambil keluarga masing-masing. Rencana pagi ini (pencarian) dilanjutkan," ungkap Zulkarnain, Rabu (3/7/2013), warga Blang Mancung. 

Diperkirakan, masih ada belasan anak lain yang tertimbun reruntuhan masjid yang runtuh saat gempa terjadi. Perkiraan ini karena ada banyak laporan anak-anak warga setempat hilang setelah gempa terjadi.

Kondisi bangunan masjid, kata Zulkarnain, saat ini rusak parah dan nyaris rata dengan tanah. Pada saat gempat terjadi, ujar dia, banyak anak-anak yang sedang mengaji maupun bermain di lingkungan masjid sesuai keseharian di kawasan itu. 

Setelah gempa berkekuatan 6,2 skala Richter pada Selasa siang, hingga Selasa tengah malam, setidaknya terjadi tujuh kali gempa susulan di Aceh. Gempa susulan terakhir sebelum tengah malam terjadi sekitar pukul 22.36 WIB dengan kekuatan 5,5 skala Richter, seperti dilansir Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

Kepala Stasiun Geofisika Mata Ie Banda Aceh Syahnan mengatakan, gempa yang berpusat di Kabupaten Bener Meriah ini merupakan gempa tektonik akibat pergerakan Patahan Semangko. Patahan tersebut membentang sepanjang 1.900 kilometer di Pulau Sumatera. "Bukan karena aktivitas gunung berapi," tepis dia.

Upaya pencarian korban gempa di kawasan Kabupaten Bener Meriah dihentikan sementara, Selasa (2/7/2013) malam, karena ketiadaan penerangan. Wakil Bupati Bener Meriah, Rusli M Saleh, mengatakan, upaya pencarian akan dilanjutkan Rabu (3/7/2013) pagi. 

Rusli menyebutkan, hingga Selasa malam, tujuh orang tewas di wilayahnya, termasuk seorang ibu dan satu anaknya, yang tertimbun longsor di Desa Blang Palam, Kecamatan Suka Makmur. Korban luka sementara terdata 30 orang.